BAB 1
Latar belakang
pengertian tentang apa itu industri;
macam-macam industri; jenis industri;
serta faktor-faktor penentu lokasi
industri, dan setelah melakukan
pengenalan, barulah mencari atau
mengumpulkan dokumen-dokumen
tentang industri besar di China. Teknik
pengumpulan data dalam penelitian ini
adalah menggunakan data sekuder
yang diperoleh dari telaah pustaka
(library research), yaitu pengumpulan
data dengan cara menelaah sejumlah
literatur baik berupa buku, jurnal
ilmiah, dokumen, makalah seminar,
majalah, surat kabar, internet, maupun
buletin yang erat hubungannya
dengan masalah dinamika
perkembangan industri besar di China.
Kumpulan data utama untuk penelitian
ini berasal dari survei tahunan yang
dilakukan oleh Biro Statistik Nasional
China (China’s National Bureau of
Statistics) untuk periode tahun 1998-
2012. Survei ini meliputi semua
perusahaan industri milik negara dan
perusahaan orang-orang non-BUMN
yang tergolong industri besar dengan
penjualan tahunan lebih dari 30 juta
yuan selama periode 1998-2010,
namun sejak tahun 2011 standar
industri besar dinaikkan menjadi 60
juta yuan. Macam industri besar secara
garis besar meliputi: industri
pertambangan, industri manufaktur,
serta industri produksi, persediaan gas,
listrik dan air.
Penelitian ini menitikberatkan
pada 31 provinsi di China sebagai unit
analisis, dimana secara administratif
dibagi dalam 22 (dua puluh dua)
provinsi utama yang meliputi: Anhui,
Fujian, Gansu, Guangdong, Guizhou,
Hainan, Hebei, Henan, Heilongjiang,
Hubei, Hunan, Jiangsu, Jiangxi, Jilin,
Liiaoning, Qinghai, Shandong,
Shaanxi, Shanxi, Sichuan, Yunan, dan
Zhejiang. Lima wilayah otonomi
khusus meliputi: Guangxi-Zhuang,
Mongolia Dalam, Niangxia-hui, Tibet
(Xizang), dan Xinjiang-Uygur. Empat
kotapraja khusus yang secara
administratif langsung ada dibawah
pemerintah pusat yaitu: Beijing,
Chongqing, Shanghai, dan Tianjin
(dalam penelitian ini, Taiwan,
Hongkong dan Makau dikecualikan).
Untuk menganalisis data yang ada,
penulis menggunakan pendekatan
kuantitatif-analitis. Tujuan menganalisis data menggunakan pendekatan
tersebut adalah untuk menunjukan
pola umum konsentrasi keruangan
industri besar antar provinsi di China
dengan menggunakan pemetaan Kurva
Lorenz dan penghitungan Indeks Gini.
A. Rumusan Masalah
A. Rumusan Masalah
1. Bagaimana pola keruangan Industri di China 1998-2012?
2. Apa saja faktor-faktor penentu lokasi industri besar di china
B. Tujuan Penelitian
2. Apa saja faktor-faktor penentu lokasi industri besar di china
B. Tujuan Penelitian
1.Untuk mengetahui bagaimana pola keruangan Industri di China 1998-2012
2. Untuk mengetahui apa saja faktor-faktor penentu lokasi industri besar di china
2. Untuk mengetahui apa saja faktor-faktor penentu lokasi industri besar di china
Manfaat Penelitian
a. Penulis menggunakan penelitian ini sebagai salah satu syarat untuk memenuhi tugas sejarah asia
b. Untuk melatih kemampuan penulis dalam merekonstruksi peristiwa sejarah
melalui analisis dari berbagai sumber baik sumber primer maupun sumber
sekunder.
Kajian Pustaka
Abipragolo, muhammad. 2014. Dinamika perkembangan industri besar di china 1998-2012.
surakarta
Abipragolo, muhammad. 2014. Dinamika perkembangan industri besar di china 1998-2012.
surakarta
Djojohadikusumo, Sumitro. 1985. Perdagangan dan Industri dalam Pembangunan.
Jakarta: LP3ES

Tidak ada komentar:
Posting Komentar